Akuntansi

Pengertian Akuntansi, Manfaat, dan Jenisnya

Pengertian Akuntansi

Bagaimana cara mengelola bisnis dengan baik? Tentu salah satunya dengan mencatat laporan keuangannya secara baik pula. Dalam mencatat laporan keuangan suatu usaha atau bisnis tidak hanya mencatat sebatas uang masuk dan keluar saja. Diperlukan ilmu lain dalam melakukan pencatatan dengan baik. Ilmu yang diperlukan untuk hal tersebut adalah Ilmu Akuntansi. Jadi apakah Akuntansi itu? Seberapa penting ilmu akuntansi digunakan dalam dunia bisnis? Berikut akan dijelaskan beberapa poin penting terkait pengertian akuntansi.

Pengertian Akuntansi

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai fungsi dari ilmu akuntansi, alangkah baiknya mengetahui terlebih dahulu pengertian dari akuntansi itu sendiri. Akuntansi merupakan kata serapan dari bahasa Inggris. Account memiliki arti catatan atau laporan. Sedangkan, accountancy memiliki arti pekerjaan yang berhubungan dengan pembukuan atau akuntansi.

Berdasarkan pendapat dari Hantono dan Rahmi dalam buku Pengantar Akuntansi, pengertian akutansi bisa dijelaskan sebagai sebuah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan dan pelaporan atas transaksi keuangan maupun kejadian lain yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan.

Kenapa Akuntansi Diperlukan?

Jika dilihat dari data yang didapatkan dari Kemenkeu, per bulan Maret 2021, jumlah UKM di Indonesia sekitar 65 juta pelaku usaha. Akan tetapi, tidak banyak pelaku usaha memperhatikan pada pengelolaan keuangannya. Pada akhirnya, hal tersebut berdampak pada pengambilan keputusan yang tidak terukur dan terarah. Ketidaktahuan dalam pencatatan keuangan justru menimbulkan masalah-masalah baru dalam usaha, seperti berikut:

1. Tidak Ada Kejelasan Untung atau Rugi

Banyak para pelaku usaha akan merasa kebingungan ketika ditanya apakah usahanya dalam keadaan untuk atau rugi? Hal tersebut dikarenakan, pencatatan yang dilakukan sebelumnya hanya berdasarkan uang keluar dan masuk. Hal lain yang juga berhubungan dengan aktivitas operasional perusahaan terkadang terabaikan. Selain itu, uang yang dihasilkan dari kegiatan usaha seringnya tercampur dengan kebutuhan personal lainnya tanpa ada pemisahan keuangan dan pencatatan.

Baca Juga: Kenapa Perusahaan Butuh Software Akuntansi?

2. Jumlah Hutang Tidak Sebanding dengan Kemampuan Usaha

Terkadang, para pengusaha dalam melakukan ekspansi usahanya kurang teliti dalam mengambil keputusan. Kebanyakan dana yang didapatkan adalah berasal dari pinjaman bank. Tanpa memperhitungkan kemampuan usaha yang dijalankan dengan jumlah hutang yang dibebankan, pada akhirnya malah akan membelenggu aktivitas usahanya. Tidak menutup kemungkinan, malah akan membuat usahanya gulung tikar karena ketidakmampuan dalam membayar hutang.

3. Evaluasi Menjadi Tidak Optimal

Tidak teraturnya sistem akuntansi dan pembukuan sebuah usaha akan membuat pengelolaan keuangan menjadi tidak jelas. Oleh karenanya, keputusan yang diambil oleh para pelaku usaha pun menjadi tidak terarah. Akan berbeda halnya jika sistem akuntansi diterapkan dengan baik, evaluasi usaha pun akan menjadi lebih terukur dan jelas.

4. Usaha Terancam Gulung Tikar

Pengelolaan modal yang dimiliki menjadi tidak jelas karena tidak adanya pengelolaan yang baik. Oleh karenanya, aktivitas usaha pun menjadi tidak menentu. Keberlangsungan usaha pun menjadi tersendat dan terancam gulung tikar.

Manfaat Penerapan Ilmu Akuntansi

Manfaat akuntansi
Source: mof.gov.jm

Dengan memahami ilmu akuntansi terkait laporan keuangan sedikit banyak akan memberikan kemudahan untuk kelancaran usahanya. Setidaknya, pelaku usaha akan memperoleh informasi yang akuntabel dan lebih akurat terkait perkembangan bisnisnya.

Berikut adalah beberapa manfaat dari penggunaan ilmu akuntansi untuk kepentingan bisnis:

1. Bisnis Menjadi Lebih Terencana

Dengan menyajikan laporan keuangan yang menerapkan ilmu akuntansi, diharapkan akan membantu para pelaku usaha. Terutama dalam mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang sudah tersedia pada perusahaan. Dengan demikian, perencanaan bisnis menjadi lebih terukur dan terperinci. Dalam kata lain, melalui laporan keuangan yang jelas, pelaku usaha bisa mengambil keputusan dan kebijakan untuk perkembangan usaha di masa mendatang.

2. Penyedia Informasi Keuangan Secara Rutin

Manfaat akuntansi laporan keuangan lainnya adalah sebagai sumber informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Keseluruhan aktivitas usaha pada periode tertentu akan tergambar jelas dalam laporan keuangan. Misalnya dalam mengelola hutang dan piutang perusahaan. Nilai dan jatuh tempo pembayaran akan lebih terkontrol. Dengan demikian pergerakan aktivitas usaha pun akan lebih efektif dan efisien.

3. Biaya Usaha Lebih Terkontrol

Ilmu akuntansi juga bisa diterapkan untuk mencatat biaya-biaya yang dibutuhkan untuk setiap produksi usaha. Dengan demikian, akan terlihat harga pokok produksi akan terlihat secara menyeluruh. Hal ini akan berdampak pada keputusan penentuan harga wajar yang akan dikeluarkan untuk setiap produk yang akan dijual.

4. Mempermudah Memperoleh Modal Usaha

Melalui laporan keuangan yang jelas dan detail tentu akan meningkatkan kepercayaan para pemegang modal untuk bisa membantu perkembangan usaha. Misalnya, pelaku usaha yang akan mengajukan pinjaman modal kepada pihak bank lebih mudah untuk dievaluasi oleh pihak bank. Selain pendanaan dari pihak bank atau pemerintah, pelaku usaha juga bisa mengajukan kerjasama dengan pihak investor.

Laporan keuangan akan sangat penting dan bisa menjadi jembatan penghubung antara pelaku usaha dengan investor. Hal tersebut dikarenakan, laporan keuangan merupakan media berisi informasi kepada pihak di luar manajemen atas aktivitas usaha yang dilakukan. Oleh karena itu, laporan keuangan yang baik akan meningkatkan kepercayaan pemegang modal terhadap perusahaan.

Baca Juga: Tips Memilih Software Akuntansi untuk UKM

5. Lebih Mudah Menghitung Pajak Perusahaan

Penyajian laporan keuangan yang baik juga akan memudahkan perhitungan pajak untuk perusahaan. Berdasarkan Pasal 17 ayat 1 Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, tarif pajak yang biasanya dikenakan kepada perusahaan di Indonesia secara umum adalah sebesar 25% dari Penghasilan Kena Pajak (PKP). Namun, akan berbeda perlakuannya ketika perusahaan sudah menjadi perusahaan terbuka dan listing di bursa efek Indonesia (BEI). Tarif pajak tersebut akan diberikan keringanan dengan 5% lebih rendah dari tarif sebelumnya, yaitu menjadi 20% sesuai dengan ketentuan pasal 2 PP No 30 Tahun 2020.

Sedangkan, menurut Direktorat Jenderal Pajak Kementrian Keuangan, pajak yang dikenakan bagi perusahaan dengan kategori UMKM adalah termasuk ke dalam PPh final dengan besaran tarif 0,5%. Besaran tarif ini berkurang dari jumlah sebelumnya yang berkisar 1%. Tarif tersebut kemudian dikalikan dengan jumlah peredaran bruto dengan ketentuan omset maksimal adalah sebesar Rp 4,8 miliar.

Melihat dari bedanya besaran tarif pajak di atas tentu akan lebih mudah perhitungannya ketika melihat kondisi laporan keuangan yang mencerminkan aktivitas perusahaan secara aktual dan akuntabel.

Macam-macam Akuntansi

Dalam ilmu akuntansi, terdapat banyak cabang keilmuan yang lebih spesifik lagi diantaranya sebagai berikut:

1. Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan biasanya berisi informasi yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan secara umum. Laporan ini nantinya akan diperlihatkan kepada pihak lain di luar manajemen perusahaan, seperti investor, kreditor, maupun badan pemerintah khususnya perpajakan. Dengan kata lain, laporan keuangan ini akan menjadi jembatan penghubug antara perusahaan dengan pihak luar.

2. Akuntansi Manajerial

Pada akuntansi manajerial berisi informasi yang berkaitan dengan manajerial internal perusahaan seperti payroll, profit, dan operasional lainnya. Biasanya laporan keuangan ini hanya dipergunakan untuk kebutuhan internal dari perusahaan. Manfaat yang didapatkan dari akuntansi manajerial adalah terkait keputusan operasional yang akan diambil oleh pihak manajemen perusahaan.

Nah, itulah sekilas pemaparan mengenai ilmu akuntansi dan manfaat yang akan didapatkan oleh para pelaku usaha jika menerapkan ilmu ini. Tidak hanya bermanfaat bagi pengambilan keputusan internal, tetapi juga bisa digunakan untuk menarik pihak luar untuk bekerjasama dengan perusahaan.

Baca Juga: Berikut Tujuh Jenis Periode Akuntansi Yang Perlu Diketahui

Namun, jika masih bingung dalam praktik nya seperti apa, Solusi Accurate bisa jadi pilihan untuk membantu permasalahan perusahaan Anda. SIlahkan hubungi admin kami untuk konsultasi dan informasi lebih lanjutnya.

Jadikan hari-harimu lebih segar dan menyenangkan dengan Emkay Blast Lite Lychee! Dengan rasa buah leci yang segar dan sensasi dingin yang bikin kamu merasa nyaman, rasakan juga manfaat dari liquid Saltnic rendah nikotin yang membantu kamu merilekskan diri.

Related posts

Menggali Lebih Dalam tentang Metode Akuntansi Akrual: Kunci Kesuksesan Keuangan Bisnis

Ade Muthia

Pahami Apa Itu Biaya Peluang dalam Bisnis

Ade Muthia

Aplikasi Pembukuan Paling Mudah Accurate Software

Agus Fadhil