Akuntansi

Pengertian Jurnal Umum, Fungsi, Tujuan dan Contoh Penerapannya

Pengertian Jurnal Umum

Setiap perusahaan memiliki aktivitas bisnisnya masing-masing. Mulai dari pembelian barang, proses manufaktur atau pengerjaan, sampai kepada proses pemasaran. Ketika mengumpulkan semua history transaksi perlu adanya pencatatan yang dikenal dengan jurnal umum. Jadi apakah sebenarnya pengertian dari jurnal umum? Apa fungsi dari jurnal umum? Bagaimana cara kerja dari jurnal umum? Kali ini, kita akan menjelaskan apa saja yang berkaitan pada jurnal umum.

Pada artikel kali ini, SolusiAccurate.com akan membantu Anda semua dalam membuat Jurnal umum dan tahapannya secara detail beserta contoh jurnal umum. Sehingga Anda bisa melakukannya dengan mudah atau setidaknya Anda bisa mengetahui proses pembuatan jurnal umum yang dilakukan oleh staff akuntansi Anda.

Tahukan Anda bahwa SolusiAccurate.com adalah Store Resmi Penjualan Software Akuntansi Accurate. Dengan hadirnya Software akuntansi Accurate pada bisnis Anda, tentu memudahkan dalam pembuatan jurnal umum hingga membuat laporan keuangan serta laporan pajak bisnis. Nikmati pengalaman menggunakan Accurate Online dengan trial Accurate Online gratis 30 hari

Pengertian Jurnal Umum

Sebenarnya istilah Jurnal Umum berasal dari bahasa Inggris dengan kata tunggal journal yang artinya adalah buku harian atau catatan harian. Sesuai dengan asal katanya jurnal ini akan dicatat berdasarkan aktivitas harian dari perusahaan.

Sedangkan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jurnal memiliki pengertian sebagai catatan harian; surat kabar harian; buku yang dipakai sebagai buku perantara antara buku harian dan buku besar; atau buku yang dipakai untuk mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu. Namun, dalam ilmu akuntansi, jurnal ini akan mencatat setiap transaksi keuangan secara runut dan sistematis setiap harinya dalam satu periode laporan keuangan.

Baca Juga: Cara Membuat Jurnal Umum Mata Uang Asing di Accurate

Pentingnya Jurnal Umum

Melakukan aktivitas merangkum transaksi harian sebuah perusahaan agar lebih sistematis, diperlukan ketelitian. Penggunaan jurnal umum bisa memudahkan transaksi tersebut terangkum dengan baik. Jurnal umum menjadi dasar dalam membuat laporan keuangan yang baik dan benar untuk menilai performa perusahaan. Berikut adalah penjelasan beberapa fungsi dari penggunaan jurnal umum:

1. Sebagai Fungsi Historis

Setiap perusahaan memiliki aktivitas usahanya masing-masing setiap harinya. Terlebih jika perusahaan sudah berskala besar, akan lebih banyak transaksi yang terjadi. Sehingga pelaporan keuangan dari setiap transaksi bisa dilakukan dengan mudah. Jurnal umum akan membantu menggambarkan aktivitas harian dari perusahaan dalam satu periode laporan keuangan.

2. Sebagai Fungsi Pencatatan

Banyaknya divisi atau bagian dalam sebuah perusahaan memunculkan juga banyak kebutuhan dan biaya yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, penggunaan jurnal umum bisa membantu mencatat semua pengeluaran tersebut berdasarkan divisi terkait selama periode tertentu.

3. Sebagai Fungsi Analisis

Pihak manajemen akan lebih mudah dalam mengevaluasi perusahaan. Dengan terekamnya seluruh aktivitas harian perusahaan yang melibatkan beberapa divisi terkait, tentu akan lebih mudah dalam pengambilan keputusan yang tepat. Jurnal umum sudah mencatat kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan secara lebih detail.

4. Sebagai Fungsi Instruksi

Selain memiliki fungsi untuk menganalisis kondisi perusahaan, fungsi lain dari jurnal umum adalah membantu dalam pengambilan keputusan. Hasil analisis yang ceramat dan detail akan memudahkan instruksi pada divisi terkait lebih tepat sasaran. Tentunya, hal ini akan membantu perusahaan untuk tumbuh dan berkembang karena hasil analisisnya berdasarkan kondisi yang sebenarnya terjadi.

5. Sebagai Fungsi Informatif

Pencatatan setiap transaksi yang detail dan bersifat berkelanjutan akan memberikan gambaran yang jelas kepada pihak manajemen. Informasi tersebut kemudian bisa sangat berguna bagi perusahaan. Salah satunya sebagai bahan evaluasi dari aktivitas sebelumnya.

Jurnal umum berguna juga sebagai alat pengambilan keputusan selanjutnya bagi pihak manajemen untuk kemajuan dari perusahaan.

Baca Juga: Pengertian Jurnal Koreksi dan Bedanya dengan Jurnal Penyesuaian

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Membuat Jurnal Umum

Dalam ilmu akuntansi sebenarnya ada dua macam jurnal yang dilibatkan ketika akan membuat laporan keuangan. Jurnal tersebut adalah jurnal umum dan jurnal khusus. Namun, langkah untuk melakukan pencatatan kedua jurnal tersebut tidak akan berbeda jauh. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan langkah-langkahnya:

1. Identifikasi Klasifikasi Akun

Dalam pembuatan laporan keuangan, setiap transaksi memiliki klasifikasi akun tersendiri. Dikenal dengan istilah Chart of Account (CoA). Fungsi dari CoA ini adalah untuk memudahkan pencatatan lebih terarah dan terstruktur. Oleh karena itu, pada saat pembuatan laporan keuangan, akun-akun tersebut akan lebih mudah dikelompokkan. Misalnya seperti dalam kelompok aktiva, akun-akun yang biasa masuk ke dalam kelompok ini adalah akun inventory, piutang, fixed asset, deposito, dll.

2. Identifikasi Nominal Saldo yang Terjadi

Pastikan setiap transaksi sesuai dengan akun yang digunakan. Dalam satu nota bill memungkinkan untuk memuat banyak informasi termasuk di dalamnya jenis akun yang berbeda dengan angka yang berbeda. Misalnya, dalam satu invoice dari vendor biasanya akan memuat informasi biaya yang diperlukan, diskon (jika ada), dan pajak. Untuk memasukkan dalam jurnal umum, akun-akun akan memiliki kamar-kamar yang berbeda. Tentu angkanya pun harus dipisah dan disesuaikan dengan jenis akun-akun tersebut.

3. Teliti

Kesalahan pada proses input akan berdampak pada hasil akhir dari laporan keuangan yang tidak sesuai. Untuk itu, pada tahap ini membutuhkan ketelitian karena akan sangat berdampak dampak pada proses selanjutnya dari pencatatan. Anda perlu melakukan check & recheck nominal dan akun

4. Analisis

Semua akun yang ada di jurnal umum kemudian akan di kelompokkan dan masuk ke dalam jurnal khusus. Pada proses analisis ini, kolom debit dan kredit dalam laporan harus sama (balance). Jika tidak balance, Anda perlu melakukan cek kembali apakah terdapat kesalahan pencatatan atau tidak.

Contoh Pembuatan Jurnal Umum

Berikut adalah contoh pencatatan dalam membuat Jurnal Umum untuk transaksi yang terjadi dalam satu periode (Februari 2022) di CV Bayu Furniture:

1 Februari: Tuan Bayu menyetor modal awal untuk usahanya sebesar Rp 10.000.000,

2 Februari: Membayar sewa tempat untuk usaha sebesar Rp 1.500.000

4 Februari: Membeli mesin dan peralatan sebesar Rp 2.000.000

7 Februari: Mendapatkan pesanan sebesar Rp 5.000.000 dan baru dibayar sebesar Rp 3.000.000

8 Februari: Membeli bahan produksi sebesar Rp 2.000.000

14 Februari: Pesanan sudah dikirim dan sisanya dibayar sebesar Rp 2.000.000

16 Februari: Membeli mesin dan perlengkapan tambahan sebesar Rp 3.000.000

18 Februari: Menerima pesanan dan dibayar lunas sebesar Rp 7.000.000

21 Februari: Membayar upah pekerja 3 orang masing-masing sebesar Rp 1.500.000

Jurnal Umum periode 1-21 Februari 2022 untuk CV Bayu Anugerah

Tanggal Nama Akun Referensi  Debit  Kredit
1 Februari Kas    10.000.000
Modal    10.000.000
2 Februari Sewa Dibayar Di Muka      1.500.000
Kas      1.500.000
4 Februari Mesin & Alat Produksi      2.000.000
Kas      2.000.000
7 Februari Kas      3.000.000
Piutang      2.000.000
Penjualan      5.000.000
8 Februari Bahan Baku      2.000.000
Kas      2.000.000
14 Februari Kas      2.000.000
Piutang      2.000.000
16 Februari Mesin & Alat Produksi      3.000.000
Kas      3.000.000
18 Februari Kas      7.000.000
Penjualan      7.000.000
21 Februari Biaya Pegawai      4.500.000
Kas      4.500.000
Total    37.000.000    37.000.000

Nah, itulah sekilas penjelasan mengenai pengertian Jurnal Umum, fungsi dan contoh penerapannya. Penggunaan Jurnal umum dalam aktivitas perusahaan merupakan langkah awal dalam pembuatan laporan keuangan.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Jurnal Dalam Akuntansi dan Jenis-Jenisnya

Mau melakukannya lebih mudah, Anda bisa menggunakan software akuntansi Accurate untuk menghasilkan jurnal umum yang akurat. Dapatkan Software Accurate hanya di Solusi Accurate bisa menjadi pilihan untuk membantu permasalahan perusahaan Anda. Silahkan hubungi admin kami untuk konsultasi dan informasi lebih lanjutnya.

Jadikan hari-harimu lebih segar dan menyenangkan dengan Emkay Blast Lite Lychee! Dengan rasa buah leci yang segar dan sensasi dingin yang bikin kamu merasa nyaman, rasakan juga manfaat dari liquid Saltnic rendah nikotin yang membantu kamu merilekskan diri.

Related posts

Pengertian Bahan Baku Industri : Jenis, Faktor Persediaan, dan Perhitungan dalam Akuntansi

admin

Pengertian Akuntansi Pendidikan dan Fungsinya

Ade Muthia

Inilah Jenis Bukti Transaksi, Macam, dan Manfaatnya

Ade Muthia