Accurate OnlineBisnis

Cara Pembukuan Usaha Ternak dengan Accurate Online

Usaha peternakan merupakan salah satu sektor bisnis yang memiliki peluang keuntungan menjanjikan. Mulai dari peternakan ayam pedaging, ayam petelur, sapi, kambing, hingga usaha budidaya ikan, semuanya membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik agar bisnis dapat berkembang secara berkelanjutan.

Namun, menjalankan usaha peternakan bukan hanya tentang memberi pakan, merawat hewan, dan menjual hasil ternak. Ada banyak biaya operasional yang harus diperhitungkan, seperti pembelian bibit ternak, pakan, vitamin, obat-obatan, tenaga kerja, listrik, air, hingga biaya perawatan kandang.

Sayangnya, masih banyak pelaku usaha peternakan yang melakukan pencatatan secara manual menggunakan buku tulis atau spreadsheet sederhana. Akibatnya, pemilik usaha sering kesulitan mengetahui berapa sebenarnya keuntungan yang diperoleh.

Lalu, bagaimana cara mengelola pembukuan usaha peternakan dengan lebih mudah dan terstruktur?

Salah satu solusinya adalah menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online.

1. Mengapa Usaha Peternakan Membutuhkan Pembukuan yang Baik?

Berbeda dengan usaha perdagangan biasa, bisnis peternakan memiliki karakteristik biaya dan siklus produksi yang cukup kompleks.

Contohnya, pada usaha ternak ayam pedaging, peternak harus mengeluarkan biaya sejak pembelian DOC (Day Old Chick) hingga ayam siap dijual.

Selama masa pemeliharaan, terdapat berbagai pengeluaran yang harus dicatat, antara lain:

  • Pembelian bibit ayam atau hewan ternak.

  • Pembelian pakan dan suplemen.

  • Biaya vaksin, vitamin, dan obat-obatan.

  • Gaji karyawan atau pekerja kandang.

  • Biaya listrik, air, dan perawatan kandang.

  • Biaya transportasi dan distribusi.

  • Biaya penyusutan peralatan peternakan.

  • Kerugian akibat kematian atau penyusutan jumlah ternak.

Tanpa pembukuan yang rapi, pemilik peternakan akan kesulitan menentukan harga jual yang tepat dan menghitung keuntungan bersih setiap periode produksi.

2. Permasalahan Pembukuan yang Sering Dialami Pengusaha Ternak

Ada beberapa permasalahan yang sering terjadi dalam pengelolaan keuangan usaha peternakan.

Biaya pakan tidak terkontrol

Pakan merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam banyak jenis usaha peternakan. Jika pembelian dan pemakaian pakan tidak dicatat, pemilik usaha akan kesulitan mengetahui total biaya pemeliharaan.

Tidak mengetahui harga pokok produksi

Peternak terkadang menentukan harga jual berdasarkan harga pasar tanpa menghitung seluruh biaya produksi. Padahal, harga jual yang tinggi belum tentu menghasilkan keuntungan apabila biaya operasional juga besar.

Stok pakan dan obat tidak sesuai

Perbedaan antara stok fisik dengan catatan dapat mengakibatkan pembelian berlebihan, kehabisan persediaan, atau pemborosan.

Kesulitan memantau utang dan piutang

Usaha peternakan sering melakukan pembelian pakan secara kredit atau menjual hasil ternak dengan pembayaran tempo. Tanpa pencatatan yang baik, tagihan dapat terlambat dibayar atau ditagih.

Tidak mengetahui laba rugi sebenarnya

Penjualan yang besar tidak selalu berarti usaha memperoleh keuntungan. Seluruh biaya produksi dan operasional harus diperhitungkan untuk mengetahui laba bersih.

3. Contoh Perhitungan Pembukuan Usaha Ternak Ayam Pedaging

Misalnya, sebuah peternakan menjalankan satu periode pemeliharaan sebanyak 1.000 ekor ayam pedaging.

Berikut contoh perhitungan sederhana selama satu periode produksi.

Komponen biaya Jumlah
Pembelian 1.000 DOC Rp7.000.000
Pembelian pakan Rp18.000.000
Vitamin, vaksin, dan obat Rp1.500.000
Gaji tenaga kerja Rp3.000.000
Listrik dan air Rp750.000
Perawatan kandang Rp500.000
Transportasi Rp750.000
Total biaya produksi Rp31.500.000

Apabila dari 1.000 ekor ayam terdapat 50 ekor yang mati selama pemeliharaan, maka ayam yang berhasil dipanen sebanyak 950 ekor.

Dengan asumsi rata-rata berat panen 2 kg per ekor dan harga jual Rp22.000 per kg, maka:

Total hasil penjualan:

950 ekor × 2 kg × Rp22.000 = Rp41.800.000

Perhitungan laba sederhana:

Rp41.800.000 − Rp31.500.000 = Rp10.300.000

SIMULASI HASIL SATU PERIODE TERNAK

Total Penjualan

Rp41,8 juta

Total Biaya

Rp31,5 juta

Estimasi Keuntungan

Rp10.300.000

Margin sekitar 24,6% dari penjualan

Perhitungan tersebut merupakan ilustrasi sederhana. Dalam praktiknya, peternak juga perlu memperhitungkan penyusutan kandang dan peralatan, biaya bunga jika ada, serta biaya lain yang belum dimasukkan.

Dengan pencatatan yang terstruktur, pengusaha dapat membandingkan biaya dan hasil penjualan dari setiap periode pemeliharaan.

4. Solusi Pembukuan Usaha Peternakan Menggunakan Accurate Online

Accurate Online merupakan software akuntansi berbasis cloud yang membantu pemilik usaha mengelola transaksi pembelian, penjualan, persediaan, biaya operasional, serta laporan keuangan dalam satu sistem.

Berikut manfaat Accurate Online bagi usaha peternakan.

Thêm một chuỗi Feed-Farm-Food quy mô lớn tại Việt Nam

A. Mengontrol Persediaan Pakan dan Obat

Pembelian, pemakaian, dan sisa persediaan pakan maupun obat dapat dicatat sehingga peternak lebih mudah memantau stok dan mengurangi risiko kekurangan persediaan.

Grupo Origen - Mais Leite, Mais Quailidade, Mais rentabilidade | Leite em baixa: como o planejamento e a gestão financeira salvam a rentabilidade da fazenda

B. Mencatat Biaya Operasional

Biaya listrik, air, gaji, transportasi, dan perawatan kandang dapat dikelompokkan ke akun biaya yang sesuai agar pengeluaran usaha lebih mudah dianalisis.

SunRise Valley Farms

C. Mengelola Penjualan Hasil Ternak

Penjualan ayam, telur, susu, atau produk peternakan lainnya dapat dicatat melalui faktur penjualan, termasuk transaksi yang pembayarannya dilakukan secara tempo.

Selain itu, Accurate Online menyediakan pencatatan aset tetap, pengelolaan kas dan bank, serta laporan keuangan yang terintegrasi.

 

5. Bagaimana Cara Mencatat Usaha Peternakan di Accurate Online?

Agar pembukuan lebih terstruktur, pemilik usaha dapat menerapkan langkah berikut.

Langkah 1 — Membuat daftar akun keuangan

Siapkan akun seperti kas, bank, persediaan pakan, persediaan obat, ternak dalam pemeliharaan, penjualan hasil ternak, biaya tenaga kerja, dan biaya operasional.

Langkah 2 — Mencatat pembelian kebutuhan peternakan

Masukkan transaksi pembelian bibit ternak, pakan, obat-obatan, dan perlengkapan kandang sesuai klasifikasi akuntansinya.

Langkah 3 — Mencatat pemakaian pakan dan biaya per periode

Pisahkan biaya untuk setiap siklus atau kelompok ternak. Misalnya, periode ayam pedaging Oktober 2026 dan November 2026.

Langkah 4 — Mencatat hasil panen dan penjualan

Catat jumlah hasil panen, harga jual, pelanggan, dan pembayaran yang diterima.

Langkah 5 — Mengevaluasi laporan keuangan

Periksa laporan laba rugi, arus kas, persediaan, serta penjualan secara berkala.

Penting: Accurate Online merupakan software akuntansi umum, bukan aplikasi khusus manajemen biologis peternakan. Pencatatan pertumbuhan ternak, bobot harian, mortalitas, dan konversi pakan memerlukan pengaturan data atau pencatatan operasional tambahan. Perlakuan akuntansi atas hewan ternak dan hasil panen juga perlu disesuaikan dengan standar akuntansi yang berlaku.

Untuk peternakan yang membutuhkan perhitungan biaya produksi per siklus, alur pencatatan dan penggunaan fitur produksi perlu dikonsultasikan terlebih dahulu agar sesuai dengan jenis usaha.

6. Laporan Keuangan yang Penting bagi Pengusaha Peternakan

Accurate Online menyediakan berbagai laporan untuk membantu pemilik usaha mengevaluasi kondisi bisnis.

Jenis laporan Manfaat bagi peternakan
Laporan Laba Rugi Mengetahui keuntungan atau kerugian usaha
Neraca Melihat aset, utang, dan modal
Laporan Arus Kas Memantau uang masuk dan keluar
Laporan Persediaan Memeriksa stok dan nilai pakan serta obat
Laporan Pembelian Mengevaluasi pembelian kebutuhan ternak
Laporan Penjualan Menganalisis penjualan hasil ternak
Laporan Utang Piutang Memantau tagihan pemasok dan pelanggan

Laporan-laporan tersebut tersedia dalam Accurate Online berdasarkan transaksi yang telah dicatat dan pengaturan sistem.

 

7. Manfaat Pembukuan Digital bagi Masa Depan Usaha Peternakan

Penggunaan software akuntansi bukan sekadar menggantikan buku tulis atau Excel.

Dengan pembukuan digital, pemilik peternakan dapat mengambil keputusan bisnis berdasarkan data keuangan yang lebih terstruktur.

Misalnya, pemilik usaha dapat mengevaluasi apakah kenaikan biaya pakan masih sebanding dengan hasil penjualan, menentukan kebutuhan modal untuk periode pemeliharaan berikutnya, serta membandingkan kinerja keuangan dari waktu ke waktu.

Pembukuan yang rapi juga membantu ketika usaha membutuhkan tambahan modal, ingin membuka kandang baru, atau memperluas jaringan distribusi.

8. Kesimpulan: Peternakan yang Menguntungkan Dimulai dari Pembukuan yang Terkelola

Keberhasilan usaha peternakan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya jumlah ternak atau tingginya hasil panen, tetapi juga oleh kemampuan pemilik usaha dalam mengelola biaya dan keuntungan.

Tanpa pembukuan yang baik, usaha dengan omzet besar sekalipun dapat mengalami kesulitan keuangan.

Accurate Online dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan usaha peternakan secara lebih sistematis.

Ingat, peternak yang sukses bukan hanya tahu berapa banyak ternaknya, tetapi juga tahu berapa besar keuntungan usahanya.

KONSULTASI & DEMO ACCURATE ONLINE

Kelola Pembukuan Usaha Peternakan Lebih Mudah dengan Accurate Online!

Ingin mengetahui bagaimana Accurate Online dapat membantu pencatatan usaha ternak ayam, sapi, kambing, atau peternakan lainnya?

Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama tim Accurate Official Store. Kunjungi kami Accurate Official Store — Mal Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan

Halo Accurate : 021-7592-1439 / 0812-110-7666 / 0811-910-121

Nikmati kesempatan mencoba fitur Accurate Online untuk kebutuhan pembukuan bisnis Anda.

Related posts

Work Order dalam Perusahaan Manufaktur: Pentingnya Perintah Kerja dalam Proses Produksi

Ade Muthia

Mau Punya Bisnis? Buat Dahulu Perencanaan Bisnis Anda!

Ade Muthia

Mengelola Bisnis Grosir: 5 Tips Ampuh Agar Tetap Laris dan Anti Repot!

Ade Muthia